Partai Sosialis Indonesia

Tentang Partai Sosialis Indonesia

 

Partai Sosialis Indonesia (PSI) didirikan pada tanggal 12 Februari 1948 di Yogyakarta dalam pertemuan di rumah Ibu Soebadio Sastrosatomo di Kliteran. Hadir dalam rapat itu Soebadio Sastrosatomo, Soepeno, Djohan Sjahroezah, Sugondo Djojopuspito, Iskandar Tedjasukmana, Sudjatmoko dan lainnnya. Dalam rapat, dengan suara bulat diputuskan untuk mendirikan Partai Sosialis Indonesia (PSI) dengan Sutan Sjahrir sebagai ketua.

 

Ideologi dan filosofi PSI didasarkan pada modernisasi, pembangunan ekonomi, dan perencanaan dan organisasi yang rasional. Dengan referensi dari Karl Marx, Eduard Bernstein, Leon Trotsky dan lain-lainnya, pemikiran sosialis yang dibangun oleh PSI berdasarkan situasi dan kondisi Indonesia, sehingga implementasinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Pemikiran ini disebut Sosialisme Kerakyatan. Sebagaimana layaknya ideologi yang terbuka, maka Sosialisme Kerakyatan ini bersifat dinamis dan bertumbuh sejalan dengan perkembangan ekonomi dan budaya di masyarakat.

 

Sosialisme Kerakyatan mengedepankan pentingnya penguasaan sumber-sumber ekonomi oleh rakyat, dalam kerangka politik yang dibangun dengan berorientasi pada kepentingan rakyat banyak. Asas keadilan sosial yang menjadi landasan rakyat dalam mengupayakan kesejahteraannya adalah keutamaan, bersama dengan kemanusiaan atau humanisme yang universal. Dalam konteks pembangunan negara. kedaulatan bangsa adalah prinsip nomor satu yang diusung, sehingga penguasaan asing atas sumber-sumber ekonomi di Indonesia adalah medan pertempuran yang diprioritaskan dalam perang melawan neokolonial dan kapitalisme.

 

Dewan Partai Sosialis Indonesia

Dewan Pengurus Partai
Ketua Umum

Dewan Pengurus Partai adalah eksekutif pelaksana visi-misi Partai dengan komposisi yang ditentukan melalui kongres nasional

Dewan Pembina
Ketua Dewan Pembina

Dewan Pembina adalah jajaran pengurus yang bertugas mengawasi pelaksanaan visi-misi oleh Dewan Pengurus, dipilih secara musyawarah -mufakat dalam kongres nasional

Dewan Daerah
Sekretaris Daerah

Pengurus Daerah adalah eksekutif Partai yang menjadi kepanjangan tangan Dewan Pengurus Partai, dipilih oleh musyawarah daerah, dipimpin oleh Sekretaris Daerah

Polit Biro
Kepala Polit Biro

Polit Biro adalah dewan yang bertugas meriset, mengkaji, merumuskan, dan mengadvokasi Dewan Pengurus dan Dewan Daerah, dipilih berdasarkan kepakaran dalam suatu bidang, oleh Dewan Pengurus dan Dewan Pembina