Blog

WORKSHOP SOSIALISME KERAKYATAN

Wawasan pembangunan masyarakat di era industri 4.0 yang berlandaskan ideologi sosialisme kerakyatan
14 – 16 Februari 2020

PENGANTAR
Pada masa kini, perkembangan teknologi dan perekonomian yang kerap di-branding sebagai era industri 4.0 melahirkan suatu generasi yang sangat bergantung pada ketersediaan teknologi, khususnya teknologi digital. Teknologi digital adalah lokomotif bagi pertumbuhan sektor-sektor dalam industri secara global. Teknologi digital tidak dibuat berdasarkan adanya permintaan pasar, melainkan menciptakan pasar dengan suatu inovasi teknologi yang disebar secara masif. Inovasi tersebut terjadi di setiap sektor, yang semakin lama semakin bergantung kepada kecanggihan produk-produk teknologi digital. Baik di sektor agraris, maritim, keuangan, maupun kesehatan serta pendidikan.

Di era industri 4.0 ini, dengan pertumbuhan sektor yang dipimpin oleh inovasi teknologi, para pembuat kebijakan yang reaktif tidak mampu mengantisipasi sebaran produk-produk teknologi digital tersebut. Sehingga masyarakat dan bangsa ini semakin kehilangan kontrol atas teknologi digital yang semakin strategis dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Maka muncul suatu kondisi yang bertolak belakang dengan era tumbuhnya industri pada abad ke 17. Jika dahulu pada era munculnya industri muncul kelas yang tertindas dan tereksploitasi sehingga menderita dan tertindas, maka di era industri 4.0 ini tindasan serta eksploitasi tidak dirasakan sebagai suatu penderitaan dan tindasan, melainkan sebagai suatu kenikmatan dan “keistimewaan” atau privilege.

Di sisi lain, dimana semakin mudah suatu pemikiran menyebar luas tanpa filter, semakin mudah mudah untuk membangun persepsi dan pengarahan opini secara masif. Walaupun pemikiran dan opini tersebut negatif atau kontra-produktif, dengan pola-pola tertentu, pemikiran dan opini tersebut dapat diterima secara luas. Pembelokan fakta, disorientasi, interpretasi yang menjauhi substansi, menjadi pola-pola yang semakin sering dilakukan sehingga menjadi kelaziman. Pada suatu titik di masa depan yang tidak terlalu lama, kelompok besar masyarakat akan kehilangan pijakan atas kebenaran yang hakiki dan tidak menyadari bahwa hidupnya telah diarahkan untuk kepentingan dan keuntungan suatu kelompok tertentu. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka diselenggarakan workshop Sosialisme Kerakyatan, sebagai upaya membangun pemahaman bermasyarakat/bernegara yang sesuai dengan cita-cita Indonesia.

TUJUAN:

Umum:
Mengorganisasi dan mengedukasi komunitas masyarakat untuk memahami pola bermasyarakat/bernegara yang dilandasi oleh semangat kerakyatan yang kolektif, keadilan sosial yang humanis dan kesejahteraan yang mandiri. Sehingga memiliki referensi dalam setiap arah dan gerak membangun masyarakat yang sejahtera, bermartabat, berdaulat, serta memiliki acuan dalam memperjuangkan hak warga negara yang terabaikan, juga dalam memberantas kemiskinan dan keterbelakangan dengan membebaskan dari kebodohan dan penindasan. Dengan pemahaman tersebut maka setiap kelompok masyarakat tidak mudah terpolarisasi dan dapat lebih produktif membangun masa depannya yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Khusus:
Membangun kemampuan komunitas masyarakat untuk memahami dan mengaplikasikan wawasan dan pemikiran idealisme secara kolektif, sehingga membentuk pemahaman ideologis. Termasuk pemahaman mengenai kesetaraan hak dalam mengakses sumber-sumber ekonomi, yang saat ini semakin bergantung kepada perkembangan teknologi digital, berlandaskan pada kepentingan rakyat secara kolektif, mandiri dan humanis.

PESERTA
Seluruh warga negara Indonesia yang memiliki kepedulian serta komitmen dalam terselenggaranya kehidupan bermasyarakat/bernegara yang sejahtera, bermartabat, berdaulat, berkemanusiaan dan berkeadilan sosial.

KERANGKA MATERI
Terbagi dalam 3 sesi, yang mencakup pemahaman-pemahaman mengenai:Pemahaman kondisi saat ini, filosofi kerakyatan, sejarah sosialisme di Indonesia, fungsi ideologi, pemahaman Sosialisme Kerakyatan, demokrasi politik dan demokrasi ekonomi, kewirausahaan /membangun usaha kolektif sebagai implementasi ekonomi kerakyatan, perspektif permasalahan pembangunan daerah dan Indonesia.

INSTRUKTUR
Dewan Partai, Partai Sosialis Indonesia

KELUARAN
Warga negara yang memahami apa itu Sosialisme Kerakyatan serta mampu mengimplementasikan model-model ekonomi kerakyatan pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara, dengan penekanan pada karakter yang mandiri, humanis, berintegritas, militan, solutif, berwawasan luas dan matang dalam interaksi sosial, sehingga mampu mengantisipasi perkembangan serta situasi saat ini dan kedepan.

TEMPAT DAN TANGGAL
Linggarjati, Kabupaten Kuningan
14-16 Februari 2020

PENYELENGGARA
Partai Sosialis Indonesia

 

PENDAFTARAN
(Tidak Berbayar, Tempat Terbatas):
1. Hubungi nomor: 0881-7883-874 (bung tri)/0822-1038-5540 (bung Mike)/0878-8867-2247 (bung Jalal)
2. Dapatkan formulir isian dan kirim kembali setelah diisi (link formulir : https://docs.google.com/…/1FAIpQLSdGunpc7_iq_BnmJq…/viewform)
3. Jika tempat masih tersedia, calon peserta akan menerima detil lokasi dan jadwal. Jika tempat sudah penuh, maka peserta akan masuk daftar tunggu di sesi workshop berikutnya